PSBB Transisi Angin Segar bagi Pengusaha Mal dan Restoran

PSBB Transisi Angin Segar bagi Pengusaha Mal dan Restoran

JAKARTA kacau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah kembali mengizinkan untuk para karakter usaha termasuk pusat perbelanjaan seperti mal untuk kembali buka. Kesimpulan tersebut menyusul penerapan kebijakan Penyekatan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Senior Associate Director Retail Services Colliers International Indonesia Sander Halsema mengatakan, dibukanya kembali aktivitas bisnis ini mampu membantu pemulihan ekonomi. Asalkan, para pelaku usaha dan masyarakat pasti mengikuti dan mematuhi atuarn serta regulasi yang berlaku.

“Kami melihat dan melakoni bahwa pemerintah memberikan izin pada para pelaku bisnis untuk jalan kembali dalam masa PSBB pertukaran ini dengan tujuan untuk membantu pemulihan ekonomi, selama mereka pasti mengikuti dan mematuhi aturan & regulasi yang berlaku, ” ujarnya kepada Okezone , Minggu (18/10/2020).

Baca Juga:   Ada Demo dan Corona, Pengusaha Mal ‘Kesepian’ 

Memang sendat Sander, ada pembatasan pengunjung sebesar 50% sebagai syarat dibukanya kembali pusat perbelanjaan maupun restoran. Tetapi menurutnya, hal tersebut sudah lulus positif untuk bisnis perbelanjaan ataupun restoran.

“Dibukanya kembali pusat perbelanjaan, restoran serta toko-toko ritel lainnya untuk ijmal merupakan perkembangan positif, meskipun tetap adanya pembatasan pengunjung sebesar 50% dari total kapasitas, ” jelasnya.

Sebab menurut Sander, akan ada sedikit penambahan aktivitas ke mal-mal besar seolah-olah saat PSBB transisi pertama. Namun peningkatan ini tidak langsung berlaku karena membutuhkan waktu untuk mampu naik.

“Akan ada sedikit peningkatan dalam aksi ke mal-mal besar, mirip kaya yang terjadi saat PSBB pertukaran pertama, tetapi Colliers memperkirakan pengembangan ini akan terjadi secara berantara dari waktu ke waktu, ” jelasnya.

(dni. -)