Percepat Pemulihan, Jadi Alasan LPS Turunkan Suku Bunga Jaminan

percepat-pemulihan-jadi-alasan-lps-turunkan-suku-bunga-jaminan-1

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

JAKARTA – Ketua dewan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, LPS telah menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP).

Sejak Maret 2021, penjaminan LPS mencakup 99,92% dari total rekening atau 50,15% dari total nominal simpanan. Lalu pada tanggal 22 Februari 2021, LPS telah menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) simpanan Rupiah pada Bank Umum dan BPR masing-masing 25 bps menjadi 4,25% dan 6,75%. TBP untuk simpanan valuta asing pada Bank Umum juga diturunkan sebesar 25 bps menjadi 0,75%.

 Baca juga: Cairkan Klaim Nasabah BPR Bina Barumun, LPS: Jangan Terprovokasi

“Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong penurunan biaya dana (cost of fund) perbankan agar suku bunga kredit menjadi turun untuk mendorong pertumbuhan kredit,” kata Purbaya di Jakarta (3/5/2021).

Lebih lanjut kebijakan relaksasi lain seperti relaksasi pengenaan denda atas keterlambatan pembayaran premi oleh bank peserta penjaminan bertujuan untuk memberikan tambahan ruang likuiditas bagi bank serta relaksasi penyampaian laporan berkala bank untuk mengurangi beban pelaporan bank.

 Baca juga: LPS Punya Aset Rp140,1 Triliun, Simpanan Masyarakat Naik

LPS juga menerbitkan kebijakan relaksasi penyampaian laporan data Single Customer View. Sebagai otoritas penjamin simpanan dan resolusi bank, LPS akan terus berupaya mengambil langkah-langkah strategis melalui berbagai instrumen kebijakan yang dimiliki untuk menjaga SSK dan mendorong pemulihan ekonomi nasional.