Menggalakkan Penerimaan Negara, Bea Cukai Membuka 177 Kasus Penyelundupan

Menggalakkan Penerimaan Negara, Bea Cukai Membuka 177 Kasus Penyelundupan

JAKARTA kacau Pemerintah diminta buat terus memperketat penyelundupan narkoba dengan bisa merugikan negara. Anggota Tip XI DPR RI Kamrussamad mengucapkan, Bea Cukai harus konsisten di memberantas penyelundupan narkoba.

Saat ini, Bea Tol telah mengungkap 177 kasus selama tahun 2020, meningkat jika dibandingkan tahun 2019. Sementara itu, petugas Bea Cukai yang berada pada lapangan selama pandemi harus dikasih penghargaan karena bekerja melebihi panggilan tugas dan dengan segala efek.

“Kita mendorong agar Bea Tol terus berupaya meningkatkan penerimaan negeri melalui bea masuk dan harga keluar. Perlu dukungan ekosistem petugas TNI Polri, petugas karantina di lingkungan Bandara Soetta agar sinergi ke depan semakin baik, ” kata Kamrussamad di Jakarta, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga:   Menko Airlangga Pede Penyerapan Anggaran PEN Terealisasi 100% 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala KPU Harga dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta Finari Manan menyampaikan, dalam jalan pemberantasan narkotika bukan hanya adalah tugas aparat hukum, seperti petugas Bea Cukai yang siaga main selama 24 jam penuh.

“Ini juga dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam menyekat peredaran narkotika dan melindungi tingkatan penerus bangsa dari penyalahgunaan narkotika itu sendiri, ” katanya.

Tidak hanya tersebut, dalam pencegahan barang terlarang, Beban Cukai juga berperan aktif di dalam upaya mendukung peningkatan ekonomi nasional, sehingga pelbagai upaya penyelundupan yang sangat merugikan negara tidak tatapan bulu untuk ditindak.

(dni)