Limbah Batu Baru Bisa Geber Pengembangan EBT, Caranya?

limbah-batu-baru-bisa-geber-pengembangan-ebt-caranya-1

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

JAKARTA – Ketua Ijmal Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia Surya Darma, mengatakan abu pembakaran sundal bara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap berupa abu terbang serta abu dasar (FABA) bisa mendorong pengembangan sektor gaya terbarukan.

“Di dalam Rancangan UU Energi Baru Terbarukan yang saat ini sedang dibahas DPR terdapat tiga aspek yang belakang bisa menggunakan sumber FABA ini, ” katanya pada diskusi daring yang dipantau di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Menyuarakan Juga: Dukung Pemanfaatan FABA, Ini Pengaruhnya ke Iklim Investasi

Indonesia memiliki target gaya baru terbarukan sebesar 23 persen dalam bauran energi naional pada 2025. Berbagai program akselerasi pengembangan gaya hijau terus digalakan untuk mengejar target tersebut, termasuk memanfaatkan FABA (Flying Ash Base Ash) Aspek prima dalam RUU EBT, logat dia, pengusaha energi fosil wajib memiliki standar portofolio energi terbarukan. Posisi FABA sebagai nilai tambah usaha PLTU batu bara mampu dimanfatkan untuk mendorong pembangunan pembangkit energi terbarukan.

Kedua, pengusaha FABA wajib menerbitkan Sertifikat Gaya Terbarukan sebagai langkah penting untuk menyeimbangkan bisnis secara membangun pembangkit energi terbarukan. Sertifikat energi terbarukan adalah instrumen berbasis pasar dengan menyatakan bahwa pemegang surat itu menggunakan satu Kabut Watt hour (MWh) elektrik dari sumber-sumber energi terbarukan.