Kurangi Candu Impor Minyak dan LPG, Bisa?

Kurangi Candu Impor Minyak dan LPG, Bisa?

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengungkapkan transisi energi diharapkan bisa terealisasi secepat mungkin bertugas mencapai ketahanan energi domestik. Upaya ini bisa mengurangi ketergantungan impor minyak dan Liquified Petroleum Gas (LPG).

“Harapan transisi itu cepat terealisasi. Kalau lambat belakang impor LPG, impor bensin, & juga impor crude (minyak mentah) sebagai bahan baku kilang mau makin besar, ” ujarnya pada keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).

Baca Juga:   Kebutuhan Energi Baru Pulih pada 2022, EBT Banyak Diminati

Djoko menjelaskan,, pertukaran energi sebagai paradigma baru di pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia. Jika dulu energi menjadi andalan menjelma andalan devisa negara dan perolehan di APBN, maka sekarang energi menjadi andalan utama bagi pertumbuhan ekonomi dan sebagai alat pencipta lapangan kerja.

Di sisi lain, bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi menggeser kebutuhan konsumsi energi. Djoko menandai pergeseran paradigma ini ditandai dengan ketidakseimbangan kurun produksi dan konsumi.

“Dulu produksi kita terutama minyak melebihi dari kebutuhan. Produksi bisa1, 5 juta barrel per day (bpd). Sementara konsumsi kita cuman 800 bpd. Sehingga kita bisa ekspor sebagai penghasil devisa, ” jelasnya.

Menangkap Juga:   Jangan Cuma Migas, SKK Diminta Geber EBT dua Kali Lipat

Namun seiring perkembangan zaman, level konsumsi semakin meningkat dan tak dibarengi dengan tingkat produktivitas energi fosil yang terus mengalami deklanasi.

“Sekarang kontribusi desa migas (sebagai penghasil devisa) semenjak 2016 di bawah 10% kira-kira 5-6%, ” ungkap Djoko.

Guna menjawab tantangan itu, Pemerintah melalui Kementerian ESDM tengah menyiapkan regulasi khusus untuk mempercepat pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Kementerian ESDM telah mengirimkan draft Peraturan Presiden (Perpres) EBT jadi diharapkan EBT bisa terjangkau untuk masyarakat dan investor.