Jadi Raja Sawit, Indonesia Dihadang Kampanye Hitam

jadi-raja-sawit-indonesia-dihadang-kampanye-hitam-1

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

JAKARTA – Kelapa sawit merupakan sektor penting dalam perekonomian nasional. Diketahui, Indonesia bergabung Malaysia secara total memanifestasikan sekitar 82% total penerapan minyak sawit di negeri. Di mana, suplai sediaan minyak sawit mentah ataupun crude palm oil (CPO) Indonesia ke dunia menyentuh 56%.

Direktur Ekspor Produk Pertanian & Kehutanan Ditjen Perdagangan Asing Negeri Asep Asmara menuturkan, Indonesia juga sebagai pembuat sekaligus eksportir terbesar buat produk kelapa sawit. Sayangnya, kelapa sawit Indonesia sering mendapat hambatan berupa manuver negatif.

  Baca juga: Produksi Sawit Turun 7, 1% Imbas Banjir

“Mulai dibanding isu lingkungan, isu gaya kerja, hingga isu kesehatan tubuh. Hal ini merupakan tantangan bagi kita semua buat memperbaiki citra kelapa sawit Indonesia, ” tuturnya di dalam acara INAPalmOil Talk Show secara virtual, Rabu (31/3/2021).

Asep menjelaskan, mengenai hal tersebut negeri sudah melakukan upaya secara kampanye positif dan juga memperketat peraturan terkait Nusantara Sustainable Palm Oil (ISPO) melalui diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) No 44 tahun 2020.

  Baca juga: Petani Dapat BLT Rp30 Juta untuk Peremajaan Sawit

“Jadi disini kita memang benar-benar berkomitmen bahwa kelapa sawit Indonesia diproduksi, dihasilkan, dan berusaha untuk suistanable sehingga bisa diterima di negara lain, ” jelas dia.