Harap Maaf, Pekerja Informal Tak Mampu Bantuan Rp600. 000

Harap Maaf, Pekerja Informal Tak Mampu Bantuan Rp600

JAKARTA kacau BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menyikapi terkait kriteria penerima bantuan sumbangan upah (BSU) yang merupakan penerima upah atau formal, tak tercatat dengan pekerja informal.

Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BP Jamsostek, Sumarjono mengucapkan, pihaknya menyalurkan BSU berdasarkan patokan yang telah ditetapkan di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Cetakan 14 Tahun 2020.

“Jadi kriterianya sangat jelas, dan kami bersandarkan pada rel yang ada, ” ujar Sumarjono dalam konferensi pers virtual, dikutip Sabtu (22/8/2020).

Baca Juga:   Bantuan Karyawan Rp600. 000 Cair 25 Agustus, Ini Syarat dengan Harus Dipenuhi

Adapun berdasarkan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, kriteria yang diterapkan antara lain pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Lalu hadir pada kategori pekerja Penerima Risiko (PU) atau pekerja formal & merupakan peserta BPJamsostek aktif datang dengan Juni 2020, serta memiliki upah terakhir di bawah Rp5 juta sesuai data yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BPJamsostek.

Diketahui, pemerintah juga telah menganggarkan Rp37, 7 triliun untuk program subsidi bantuan imbalan bagi 15, 7 juta pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Untuk nominal yang bakal diterima sejumlah Rp600 ribu perbulan setiap orang selama empat bulan. Lalu untuk skema penyaluran bantuan tersebut, akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing pekerja dilakukan 2 bulan sekaligus sebanyak 2 kala. Atau, tiap pekerja bisa mendapatkan total Rp2, 4 juta.

 

“Inilah nilai tambah yang dijelaskan sebagai peserta BPJamsostek, ” kata Sumarjono.

Untuk saat ini, kata Sumarjono, bantuan upah tersebut memang ditujukan bagi pekerja penerima upah. Namun untuk nanti, pihaknya akan menunggu regulasi dari pemerintah untuk meneruskan bantuan bagi pekerja informal.

“Kami yakin pemerintah mempertimbangkan hal tersebut apakah nanti meniti BPJamsostek. kami juga akan jadi lakukan upaya terbaik bagi pelaku Indonesia, ” ujarnya.