Beli Barang Diskon Jelang Resesi, Mujur atau Buntung?

Beli Barang Diskon Jelang Resesi, Mujur atau Buntung?

JAKARTA – Di masa sulit seperti saat ini, masyarakat harus pandai-pandai dalam menyingkirkan uangnya. Mengingat ekonomi Indonesia serupa kini berada di ambang resesi setelah pada kuartal II-2020, kurang 5, 3% secara tahunan (year on year/yoy).

Apalagi, kini banyak toko yang menawarkan promo diskon untuk menarik pelanggan. Tak terkecuali pada gardu online yang setiap hari selalu menawarkan promo dari mulai diskon hingga gratis ongkos kirim.

  Baca juga: Resesi, Pelaku Jangan Andalkan Tabungan Semata tapi…

Perencana Keuangan Safir Senduk mengatakan, efek terhadap keuangan masyarakat terhadap keuangan akibat adanya promo-promo sangat beraneka macam. Ada yang dirugikan namun tersedia juga yang justru merasa diuntungkan.

Menurut Safir, untung rugi dari adanya potongan (harga) tergantung dari perilaku masyarakat tersebut sendiri. Misalnya, bagi mereka dengan sedang membutuhkan barang diskon itu akan merasa diuntungkan.

  Baca juga: 5 Kebiasaan Mengelola Keuangan untuk Tumbuh Lebih Baik

“Apa dampaknya ke kita? Kalau memang lagi butuh barangnya kita malah lebih untung. Sebab lagi diskon, ” ujarnya masa dihubungi Okezone , Sabtu(26/9/2020).

Sebaliknya, mereka yang membeli barang potongan (harga) hanya berdasarkan keinginan semata justru merasa dirugikan. Karena harus mengambil barang yang bisa saja tidak terpakai.