4 Fakta Luhut Jadi Menteri KKP, Ada Monopoli Ekspor Benih Lobster

4 Fakta Luhut Jadi Menteri KKP, Ada Monopoli Ekspor Benih Lobster

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

JAKARTA – Usai ditunjuk jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ad Interim, Luhut Binsar Panjaitan menggelar rapat pimpinan (rapim) perdana dengan sejumlah pejabat Eselon I KKP. Aturan ekspor benih terang lobster (BBL) tak luput menjelma perhatian dalam rapim tersebut.

Meski begitu, Peraturan Gajah (Permen) ihwal ekspor BBL bukan satu-satunya menjadi tema rapat. Tersedia sejumlah tema baik secara tepat dan tidak yang berhubungan secara kasus suap BBL yang membabitkan mantan Menteri KKP Edhy Prabowo dan enam orang lainnya, juga dibahas.

MNC News Portal merangkum sejumlah fakta ihwal hasil rapim Luhut Panjaitan dan sejumlah penguasa Eselon I KKP sebagai beserta.

Baca Juga: Kebijakan Ekspor Benih Lobster Edhy Prabowo Vs Susi, Nelayan Pilih Siapa?

1. Permen Ekspor BBL Dinilai Tidak Bermasalah.

Aturan perihal ekspor benih suci lobster tertuang dalam Permen KP Nomor 12 Tahun 2020 mengenai Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Ketam di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negeri Republik Indonesia

Hukum ini dikeluarkan oleh eks Menteri KKP Edhy Prabowo sekaligus menggugurkan Permen Nomor 56 Tahun 2016 tentang menyetop izin ekspor BBL yang diterbitkan Susi Pudjiastuti semenjak menjabat sebagai Menteri KKP.

Baca Juga: Menko Luhut Jadi Menteri KKP, Saat ini Tangani Urusan Lobster

Aturan ini pun diduga menjadi cikal bakal adanya praktik monopoli dalam proses ekspor BBL hingga berujung pada manifestasi korupsi. Meski begitu, Luhut menegaskan, tidak ada yang salah di regulasi tersebut. Penegasan luhut didasari dari hasil evaluasi yang dibahas dalam rapim dan menyimpulkan kalau beleid itu mampu memberikan makna bagi masyarakat.

“Jadi, kalau dari Permen yang dibuat tidak ada yang salah. Sudah kita cek tadi. Semua itu dinikmati (hasilnya) oleh rakyat menimpa program ini. Tidak ada yang salah, ” kata Luhut, Jumat (27/11/2020).

dua. Permen Ekspor BBL Dievaluasi Di Waktu Singkat

Meski Menteri KP Ad Interim mengklaim regulasi tersebut tidak problematis, namun saat ini Tim KKP tengah melakukan evaluasi sembari membatalkan sementara ekspor benih lobster ke negara tujuan ekspor.

 

KKP telah menerbitkan Tulisan Penetapan Waktu Pengeluaran (SPWP) ekspor BBL dihentikan sementara oleh KKP. Keputusan ini di dasari tempat berbagai pertimbangan termasuk Pendapatan Negeri Bukan Pajak (PNBP).

Targetnya, hasil evaluasi akan rampung pada minggu depan dan mau disampaikan kepada Luhut. Bila, hasil evaluasi menyimpulkan Permen tersebut tidak bermasalah, maka SPWP ekspor benih lobster akan dicabut dan prosesb ekspirnya kembali berjalan.